Apa itu scabies? Scabies adalah sebuah penyakit yang sering menyerang hewan kesayangan kita, baik yang masih kecil/muda ataupun yang sudah tua. Tidak melihat ras, umur, ataupun jenis kelamin, penyakit yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabiei ini memiliki gejala yang sangat menciri/khas yang dapat kita lihat langsung dengan kasat mata. Penyakit ini menular dengan cara kontak langsung sesama makhluk hidup ataupun dengan benda mati/barang.

Menarik dalam pembahasan ini, scabies atau kudikan yang diderita anak kaki empat kita disebabkan oleh tungau sarcoptes scabiei. Dimana tungau ini sendiri tidak bisa kita liat dengan mata telanjang. Pembacaaan dibawah mikroskopis adalah cara terbaik untuk mengetahui bentuk dari tungau ini. Tungau ini sendiri tidak melihat ras, umur ataupun jenis kelamin, dengan kata lain penyakit ini dapat menyerang semua anak kaki empat kita tanpa terkecuali.

Ciri ciri hewan yang terjangkit tungau sarcoptes scabiei dapat kita temui keropeng berwarna putih yang biasanya ada di bagian mata telinga dan kaki anak kaki empat kita. Daerah pada tubuh yang memiliki jumlah rambut sedikit adalah daerah yang disenangi oleh tungau ini (Subronto, 2010). Biasanya berawal dari telinga dan mulai menimbulkan rasa gatal. Maka secara tidak langsung anak kaki empat kita mulai menggaruki telinganya dan disaat itulah tungau mulai berpindah pindah tempat sampai dengan sekujur tubuh.

Selain dengan kontak langsung. Penggunaan benda atau tempat bekas hewan yang terjangkit scabies yang belum dibersihkan bisa sebagai faktor penularan satu dengan hewan lainnya. Maka kesadaran kita dalam menjaga kebersihan baik tangan kita atau benda kita yang sudah terkena scabies dari hewan lainnya adalah kunci utama dalam pencegahan penyakit ini.

Siklus hidup tungau Sarcoptes Scabiei

Siklus hidup tungau ini semuanya terjadi di kulit anak kaki empat kita. Mulai dari telur sampai dengan tungau tersebut siap untuk bereproduksi atau bertelur lagi. Seluruh siklus hidupnya mulai dari telur sampai bentuk dewasa memerlukan waktu antara 8 – 12 hari.(Handoko, R, 2001).

Anak kaki empat kita yang terkena penyakit ini menunjukan gejala seperti seringnya garuk garuk pada sekujur tubuh, Ini dikarena rasa gatal yang muncul dari infestasi tungau tersebut. Setelah itu mulai munculnya keropeng dan merontoknya rambut pada beberapa bagian tubuh anak kaki empat kita. Dalam jumlah infestasi yang tinggi mempengaruhi juga stress yang bisa menyebakan penurunan nafsu makan dan waktu istirahat bagi tubuh anak kaki empat kita berkurang karena rasa gatal yang muncul menyebabkan tidak dapat tidur dengan tenang. Bahkan bisa berakibat malnutrisi sampai dengan kematian. Maka penting bagi kita untuk sadar dengan kondisi anak kaki empat kita.

BAGAIMANA CARA MENCEGAH DAN MENGOBATI SCABIES??

  1. MEMISAHKAN KUCING

Pemeriksaan kucing tiap harinya. Jika ada tanda” kucing yang terkena scabies seperti foto tadi harus segera dipisahkan dari kucingnya. Kurangi kontak langsung kucing yg terjangkit dengan kucing yang tidak terjangkit.

  1. MENJAGA KEBERSIHAN

Selalu mencuci tangan dan benda benda yang sudah tersentuh/terpakai dalam merawat kucing yang terinfeksi penyakit ini.

  1. PENITIPAN DAN TEMPAT GROOMING

Pemilihan/menghindari tempat penitipan atau grooming yang kotor. Yang ditakutkan terdapat tungau penyebab penyakit ini.

  1. DOKTER HEWAN/KLINIK HEWAN

Bawalah ke dokter hewan ataupun klinik hewan terdekat untuk diberikan tndakan baik berupa suntikan obat ataupun pemberian obat yang cocok sesuai penggunaan anak kaki empat kita.

Dokumentasi pasien (sebelum dan sesudah pengobatan scabies)

Sebelum Penanganan

Sesudah Pengobatan

 

One thought on “Scabies itu apa?

Leave a Reply to ABDUL WAHID Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *