Hallo pets lover semua… makin sayang ya dengan hewan kesayangan nya. Hari ini kita mau bahas soal toxoplasmosis nih, yang biasanya menyerang kucing kesayangan, iya toxo yang biasa jadi hal menakutkan saat mau pelihara kucing kesayangan. Toxoplasmosis ini salah satu penyakit yang menakutkan pada manusia terutama pada wanita yang mengandung. Kenapa menakutkan ya? Karena toxoplasmosis ini dapat menyebabkan abortus (keguguran) kelainan konginetal pada janin atau bayi yang di lahirkan. Nah mari kita cari tau yuk apa sih toxoplasmosis itu dan bagaimana toxo  bisa menular ke manusia.

Toxoplasmosis merupakan penyakit menular yang bersifat zoonosis maksudnya yang bisa menular ke manusia. Host utama dari toxoplasma ini merupakan hewan golongan felidae, hewan berdarah panas, burung, tikus dan mamalia bahkan manusia bisa menjadi host perantara. Toxoplasmosis  disebabkan oleh parasit jenis protozoa yang bernama Toxoplasma gondii. Toxoplasma gondii memiliki dua bentuk yaitu bentuk proliferative atau tropozoit dan bentuk mirip sista atau pseduosista. Tropozoid dewasa berbantuk panjang, kadang melengkung seperti busur atau bulan sabit.  Intinya terletak di bagian tubuh yang paling besar lengkungannya serta berwarna merah dalam pengecatan Romanowsky dan sitoplasma berwarna pucat.toxoplasma di luar tubuh segera mati bersifat obligat intraselular, dan mudah mati karena pemanasan, kekeringan dan pencairan. Akan tetapi dalam bentuk pseduosista toxoplasma dapat bertahan sangat lama hingga berbulan-bulan. Oosista yang dikeluarkan bersama tinja dalam keadaan mendukung bisa bertahan sampai 18 bualan. (Subronto,2006) Nah inget ya ini disebabkan oleh parasit bukan bakteri apalagi virus.

Oke mari kita lanjut ke siklus hidup dari toxoplasma gondii. Induk semang utama golongan felidae (kucing) yang tertelan kista jaringan yang kemudian melalui tinja dari kucing keluarlah ookista yang belum bersporulasi. Ookista membutuhkan waktu 1-5hari untuk bersporulasi dan menjadi stadium infeksi di lingkungan. Tanah. Air dan tanaman yang terkontaminasi ookista bersporulasi tertelan oleh tikus, hewan mamalia dan burung yang merupakan host perantara. Di  dalam tubuh host perantara ookista berubah menjadi kista jaringan. Host perantara yang mengandung kista jaringan di makan oleh kucing yang mengakibatkan kista jaringan masuk kedalam tubuh kucing dan berkembang biak sehigga kucing terinfeksi. Nah itu siklus hidup si Toxoplasma gondii pada kucing terus bagaimana bisa menular pada manusia? Manusia bisa terinfeksi jika manusia tertelan ookista yang sudah berspolurasi bisa melalui makanan yg terkontaminasi ookista atau memakan daging mentah yang mengandung kista jaringan,. Manusia juga menularkan secara konginetal dari induk ke anak, atau bisa juga memalui tranfusi darah.(CDC,2017)

Untuk lebih jelasnya bisa di lihat pada gambar berikut ini

Siklus hidup Toxoplasma gondii

Untuk gejala klinis yang di timbulkan kadang tidak terlihat. Pada gejala klinis akut biasanya muntah dan diare (pada kucing), abortus, hydrocephalus,retinitis dan gangguan mental. Tapi gejala klinis dari toxoplasmosis tidak ada yang menciri ya pet lovers. Untuk mendiagnosa penyakit ini bisa di lakukan pemeriksaan feses kucing, uji serologis untuk mengukur titer antibodi atau bisa dilakukan uji Pollymerase chain reaction (PCR).(Subronto,2006).

Dari penjelasan di atas sudah paham kan pet lovers bagaimana cara menghindari toxoplasmosis. Jadi tidak selalu kucing yang di salahkan. Ada beberapa tips nih buat kalian yang pengen pelihara kucing tapi takut ketularan toxoplasma:

  1. Ada baiknya memeriksakan kucing yang akan atau yang sudah di pelihara untuk di lakukan test toxoplasma.
  2. Jaga kebersihan ya pet lovers begitu si pus pup atau pis cepet diambil dan di buang.
  3. Hindari mengonsumsi daging mentah atau setengah matang dan jangan di berikan pada pada hewan kesayangan.
  4. Batasi lingkungan bermain bagi si pus ya agar pus tidak makan sembarangan.
  5. Bagi kaum wanita sebaiknya melakukan test toxoplasma sebelum menikah atau bisa juga saat akan program hamil.

Nah jadi sekarang sudah tidak ada alasan lagi ya takut susah dapet anak karna kucing. Karena konsumsi sayuran mentah dan daging mentah pun juga bisa kok tertular toxoplasmosis gak hanya karna kucing ya. Semoga bermanfaat ya pet lovers 🙂

Daftar pustaka

Subronto., Penyakit Infeksi Parasit dan Mikroba pada Anjing dan Kucing, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2004.

https://www.cdc.gov/parasites/toxoplasmosis/biology.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *